
Semarang – Bank Syariah BPRS Artha Surya Barokah (ASB) Jawa Tengah sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2023 pada Sabtu, 2 Maret 2024, bertempat di Hotel Grasia, Semarang. Agenda ini menandai refleksi kinerja dan proyeksi strategis BPRS ASB Jateng sebagai bank syariah unggulan milik Muhammadiyah.
Dalam RUPS tersebut, jajaran direksi dan komisaris memaparkan capaian kinerja keuangan dan sosial sepanjang tahun 2023, termasuk pencapaian target operasional, pertumbuhan aset, serta kontribusi terhadap dakwah dan penguatan kelembagaan Muhammadiyah.
Bank Syariah Milik Persyarikatan, Berbasis Amanah dan Profesionalisme
BPRS ASB Jateng kini tercatat sebagai salah satu bank dengan aset terbesar di Jawa Tengah, dengan mayoritas saham dimiliki oleh unsur persyarikatan Muhammadiyah, termasuk Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Tengah. Meski demikian, beberapa PDM masih dalam proses untuk bergabung sebagai pemegang saham.
Seiring dengan perjalanannya yang akan memasuki usia ke-20 tahun, BPRS ASB Jateng menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dan sehat, dengan total aset melampaui Rp250 miliar. Sejak 2008, bank ini telah meraih beragam penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia, Majalah Infobank, dan Harian Republika, sebagai BPRS terbaik tingkat nasional.
Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag, dalam sambutannya menegaskan bahwa BPRS ASB Jateng memiliki legitimasi dari Kementerian Agama RI untuk menjadi lembaga penerima dan penyalur wakaf uang, sehingga memperluas peran bank ini dalam pengelolaan keuangan umat secara syariah.

Ekspansi Cabang dan Capaian Kinerja Maksimal
Komisaris Utama BPRS ASB Jateng, Dr. H. Haerudin, M.T., mengungkapkan visi jangka panjang untuk memperluas jangkauan bank dengan hadir di setiap PDM di Jawa Tengah. Saat ini, BPRS ASB telah memiliki tiga kantor cabang aktif di Kendal, Sukoharjo, dan Batang, dan dalam waktu dekat merencanakan pembukaan cabang baru di wilayah Banyumas atau Magelang.
Sementara itu, Direktur Utama, Retno Dewi Hariyani, S.E., menyampaikan bahwa seluruh target tahunan berhasil dicapai dengan sangat baik. Capaian tersebut meliputi 100% dari target aset, dana pihak ketiga, deposito, pembiayaan, dan laba. Capaian ini menjadi bukti kinerja sehat dan tata kelola profesional yang dijalankan bank secara konsisten.
Kontribusi untuk Dakwah dan Penguatan Organisasi
Tak hanya fokus pada aspek bisnis, BPRS ASB Jateng juga menunjukkan kepedulian besar terhadap penguatan dakwah dan kelembagaan Muhammadiyah. Pada tahun 2023, bank ini telah menyumbangkan dana dakwah sebesar Rp400 juta kepada PWM Jateng, serta bantuan senilai Rp10 juta untuk masing-masing PDM di Kota Semarang, Kendal, Sukoharjo, dan Batang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem kerja organisasi, BPRS ASB Jateng juga menyerahkan bantuan unit laptop untuk operasional PWM Jateng, Majelis Ekonomi PWM Jateng, dan 21 PDM.
Menatap Masa Depan: Bank Syariah Berbasis Komunitas, Tumbuh dan Bermanfaat
RUPS ini menjadi momentum penting bagi BPRS ASB Jateng untuk meneguhkan perannya sebagai bank syariah berbasis komunitas yang profesional, tumbuh berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi umat. Dengan dukungan penuh dari persyarikatan dan kepercayaan masyarakat, BPRS ASB Jateng optimis menjadi bank syariah pelopor dalam pemberdayaan ekonomi dan penguatan filantropi Islam.
